Skip to main content

Featured Post

Menikmati Gulai Ikan Tuhuk di Puti Minang Krui

Sekura di Canggu: Denting Tawa, Kibar Panji, dan Rindu yang Tertinggal



Pagi ini, Liwa tidak diguyur hujan. Setelah beberapa hari sebelumnya, rintiknya setia menemani hingga menjelang siang. Langit tampak bersih, seolah memberi jalan bagi hari yang spesial. Hari ini, dari Homestay Dinanti saya memilih melangkah ke Pekon Canggu—sebuah nama yang beberapa kali kutemui dari rombongan Sekura yang meramaikan pekon-pekonnya orang Lampung Barat.


Sebelumnya, langkahku sudah menapaki jejak Sekura di Padang Dalom, Kota Besi, Bedudu, Pekon Balak, hingga Kegeringan. Namun entah mengapa, Canggu terasa berbeda. Barangkali karena ini menjadi salah satu perhelatan terakhir Sekura di tahun 2025. Meski esok, Liwa akan menjadi penutupnya. Dan seperti biasa, haru dan gembira datang bergandengan. Ditambah satu rasa lain: bingung. Ya, bingung karena waktu seperti terlalu cepat berlari, sementara diri ini masih ingin berlama-lama di Liwa.


Tahun ini adalah kali keempat saya menyambangi Lampung Barat sejak 2022. Namun baru kali ini kaki ini sampai juga ke Canggu. Di sepanjang jalan, panji-panji dan bendera berkibar gagah, membawa lambang-lambang yang belum sepenuhnya kukenal. Ada yang baru, ada yang sudah akrab di ingatan: Kenali, Kobes, GRC, HRK Canggu, Serungkuk, Pekon Balak, Anker, dan banyak lagi yang belum sempat kusebut.


Di antara sorak sorai penonton dan tawa lepas anak-anak, para Sekura menari dalam dandanan khasnya. Lucu, ajaib, dan meriah. Lagu-lagu bertalu, menggoyangkan dada dan kepala. Tak sadar, aku pun ikut menggoyang kaki, mengangguk ringan mengikuti irama dan gelak riang yang membumbung di langit Canggu.

Baca Juga: Tugu Sekura: Wisata Sejarah di Liwa

Yang menarik, meski tanpa aba-aba, rombongan Sekura datang dan pergi dengan tertib. Satu per satu berjalan menuju panggung, seolah dikomando oleh semangat kebersamaan. Mereka memberi ruang bagi yang lain, seperti tahu waktu untuk tampil, dan kapan harus memberi jalan. Pohon-pohon dan daun-daun menjadi saksi barisan ini lewat dengan bangga, membawa tradisi yang tetap hidup meski zaman terus berubah.


Aku kembali teringat: Lampung Barat, dengan segala warna dan wajahnya, tak pernah kehilangan keramahan. Di tengah pesta rakyat seperti ini, aku merasa diterima, seolah bagian dari mereka. Bercampur tanpa sekat, tersenyum tanpa alasan, bahagia tanpa syarat.


Tak terasa, waktu bergulir menuju siang. Rombongan Sekura masih terus berdatangan. Tapi perjalanan panjang ke Bandung sudah memanggil. Ada rindu yang tertinggal, ada kenangan yang menetap. Semoga suatu hari nanti, aku kembali—untuk sekali lagi menikmati kehangatan pesta Sekura, dan keramahan yang tak pernah padam dari tanah ini.


Nekhima Nihan Sekura Lampung Barat.

Update Artikel Pilihan Lainnya Dari Blog Kami di Google News Henri Sinurat

Comments

Popular posts from this blog

Jadwal dan Tarif Bus Arimbi Rute Bandung - Merak

Bus Arimbi adalah pilihan transportasi yang nyaman dan terpercaya bagi para penumpang yang ingin melakukan perjalanan dari Bandung ke Merak, atau sebaliknya. Dengan fasilitas lengkap dan pelayanan yang memadai, Bus Arimbi menjadikan perjalanan Anda lebih mudah dan menyenangkan. Artikel ini akan membahas tentang rute, tarif, fasilitas, serta cara pembelian tiket Arimbi untuk perjalanan yang lancar. Rute Perjalanan Bus Arimbi Bus Arimbi melayani rute perjalanan dari Bandung menuju Merak dan sebaliknya. Perjalanan dimulai dari Terminal Leuwipanjang Bandung , yang merupakan titik keberangkatan utama. Dari sini, bus akan melewati beberapa daerah dan jalur utama seperti Tol Pasir Koja, Slipi, Kebun Jeruk, Serang , Cilegon , hingga akhirnya tiba di Merak . Lama perjalanan yang dibutuhkan sekitar 6 jam, tergantung kondisi lalu lintas. Rute ini melalui jalur tol utama yang cukup ramai, namun perjalanan tetap nyaman berkat fasilitas yang disediakan oleh Bus Arimbi. Fasilitas yang Menjamin Keny...

Transportasi Umum di Bandara Radin Inten II ke Kota Bandar Lampung

Bandara Radin Inten II Bandar Udara Radin Inten II (TKG) merupakan bandara utama di Provinsi Lampung yang terletak di Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Bandara ini menjadi gerbang utama bagi wisatawan dan pebisnis yang ingin mengunjungi Lampung. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui pilihan transportasi umum yang tersedia dari dan ke bandara ini. Artikel ini akan membahas berbagai opsi transportasi, tarif, dan tips perjalanan yang bisa membantu Anda dalam merencanakan perjalanan dengan nyaman. Pilihan Transportasi Umum di Bandara Radin Inten II Saat ini, terdapat beberapa moda transportasi yang dapat digunakan dari Bandara Radin Inten II ke pusat Kota Bandar Lampung maupun ke daerah lainnya. Berikut adalah beberapa opsi transportasi yang tersedia: 1. Bus Trans Lampung Bus Trans Lampung adalah salah satu pilihan transportasi umum yang nyaman dan terjangkau dari Bandara Radin Inten II. Rute: Bandara Radin Inten II - Pahoman - Graha Wangsa (pusat Kota Bandar Lampung) Tarif: Sekitar...

10 Lagu yang Cocok untuk Merayakan Bulan Oktober

Roni SPR -  Foto:  eugnal   Oktober, bulan transisi dari musim panas ke musim gugur, memancarkan pesona unik yang mempengaruhi suasana hati kita. Untuk menemani momen-momen istimewa dan refleksi diri di bulan ini, berikut adalah 10 lagu yang cocok untuk mengisi hari-hari Oktober Anda. 1. "Bulan" - Helanuansa (SPR-Cover) Bagaimana jadinya jika lagu punk dicover menjadi alternatif. Sedikit terasa balad, tapi lagu ini tetap gurih untuk bulan Oktober. Helanuansa merupakan band dari Kota Medan, Sumatera Utara, Indonesia. Cek instagram  @helanuansa  . 2. "Autumn Leaves" - Ed Sheeran . Sebuah lagu lembut dengan melodi yang mendalam, "Autumn Leaves" memadukan perasaan melankolis musim gugur dengan kehangatan dan keintiman. Cocok untuk dinikmati sambil menikmati dedaunan berubah warna di pagi hari. 3. "October" - Alessia Cara Sebuah lagu yang memanggil kedamaian dan pengakuan akan keindahan bulan Oktober. Liriknya mencerminkan semangat musim gugur, menjad...